Skimming Plukuthuk

by


Hayo hayo, siapa yang mau ikutan cari uang haram? *criminal mind mode : on*
Dengan modal awal 15 juta rupiah saja dan keterampilan meminjam kartu orang, dipastikan nggak akan pernah kekurangan uang. :D . Sekedar berbagi info tentang skimming yang marak di Indonesia, buat sodara sodari yang gemar belanja (utamanya pake kartu utang itu). Nah berikut gambaran bagaimana semua itu bisa terjadi pada siapa saja yang punya kartu, baik yang pakai tape atau RFID.
Ini dia keterangan korbannya :


dan ini dia dimana kita bisa dapat alatnya :



trus cara operasinya bisa dilihat di :
http://www.youtube.com/watch?v=U0w_ktMotlo
Gimana cara operasinya? Yang penting kan dapet PIN serta data kartunya, maka..ada beberapa jalan yang mungkin ditempuh.
Solusi untuk dapatkan akses ke kartu :
  1. Lamar kerjaan jadi waiter di tempat - tempat makan, kemalasan berjalan bisa jadi akses menuju kartunya
  2. Kasir di swalayan juga kerjaan yang banyak berhubungan sama kartu macam ini :D
  3. Order sama jambret, copet dan semacamnya. Kartu harus dalam keadaan fresh, kurang dari sejam, sehingga blokir belum dilakukan.
  4. Yah, kalau memang susah, pasang saja alatnya di ATM terdekat.
Solusi untuk dapatkan PIN :
  1. Tanya : dengan skill

    tambahan berupa gendam atau hipnotis, cukup mudah membuat mengatakan PIN nya
  2. Ngintip : bisa menggunakan spy camera,

    atau secara langsung dibelakang orangnya
  3. Brute Force : yak, PIN kan cuma 6 digit saja, asalkan sabar menanti bisa kita tebak satu satu kata angkanya. Cuma nunggu 0 sampai 999999 kan.
Info lainnya :
Salah satu bank swasta terkemuka di Indonesia yang terkenal karena antrian panjangnya alias Bank Capek Antri menerapkan metode blokir rekening yang aneh. Blokir rekeningnya bukan dengan sistem blokir sampai diminta buka kembali, tapi dengan sistem blokir hanya 24 jam kalau tidak minta diperpanjang. CMIIW kalo sudah beda sistemnya.
Jadi gimana menghidarnya? Cuma ada satu cara, dengan kontrol pribadi.
  • Jangan pernah izinkan orang lain memegang kartu anda
  • Jangan lupa cek ATM tempat bertransakasi, apakah ada yang mencurigakan.
  • Hindari pembayaran elektronik yang riskan, misal saat mesinnya ditaruh di tempat yang tidak terlihat dari kita. Cash is still the best way.
Selama sebuah kartu masih biosa dibaca oleh sebuah alat, maka cuma masalah waktu saja sampai ditemukan cara cara baru nyolongnya. Oya, RFID yang menggantikan magnetic tape juga sudah ditemukan pembaca datanya.
PS : Karena haram, maka cara copy data dan operasi detailnya nggak saya sertakan disini, cuma sekedar berbagi info bagaimana hal semacam ini sangat mungkin terjadi, dan siapa saja bisa jadi korbannya.