Terrorist Plukuthuk

by



Dear Sodara Teroris Terkutuk,


Apa kabar sodara hari ini? Sedang merakit bom lagi? Atau sedang merencanakan membunuh? Ah, ya saia harap sodara sudah cukup paham apa yang sodara lakukan.


Sodara, saia bukan penggemar sepak bola, apalagi fans Manchester United. Saia juga bukan orang yang pegang saham di bursa, jadi saia juga nggak marah kalo index turun. Tapi sodara, saia orang Indonesia, saia lahir, makan, tidur, ee", dan sekolah juga disini. Saia marah atas nama bangsa saia yang telah anda, sodara teroris yang bodoh, bikin jadi kacau.


Sodara, apa salahnya kalau MU mau mampir kesini? Apa yang jadi alasan anda? Itu promotornya rugi 30 milliar, apa ndak sampeyan kasihan? Uang sebanyak itu dikeluarin memang buat majuin bangsa ini. Biar rakyat kecil macam saia ini bisa lupa kesusahan sejenak, biar ekonomi bisa jalan, biar orang paham kalo Indonesia ini negara yang keren.


Itu kawan saia Dirut PT Holcim yang ikutan anda bunuh apa salahnya dia? Apa dia mbikin sampeyan dipecat? Nggak juga saia pikir, tapi yang jelas dia nahkoda perusahaan itu, dan kawan - kawan saia bekerja disana. Kalo sampe satu saat Holcim gak stabil, terpaksa PHK, anda saia persalahkan karena telah turut andil mengambil nahkodanya Holcim.


Sodara, sampeyan sadar apa akibatnya bom kemarin itu? Anda pikir anda hebat sudah berhasil nge-bom, menghancurkan apa yang kami bangun?


Travel warning ke negara saia ini adalah yang kesekian kalinya disebabkan orang macam anda. Anda bahagia ya kalo orang - orang yang makan dari hasil bisnis pariwisata itu pada kelaparan? Trus lagi program Visit Indonesia jadi ruwet gara - gara anda. Gara - gara anda martabat bangsa kami yang belakangan ini sudah membaik di dunia Internasional jadi terpuruk lagi.


Kami mengutuk tindakan kejam anda sodara. Ingat, kasih Allah mendahului murkaNya meski Dia Mahakuasa, apa kuasa anda sehingga bertindak sekeji ini? Sehebat apakah sodara? Punya kuasa apa sodara?


Ya sodara, saia percaya anda punya alasan buat melakukan apapun yang anda mau. Anda tentu punya pandangan kenapa ini anda lakukan. Percayalah sodara, sodara telah berhasil membikin banyak orang di negara ini marah pada anda. Kalaupun ada kesempatan ngeludah bareng, sampeyan pasti sudah tenggelam kena ludah mereka.


Sekian saja, buat sodara Teroris. Saia harap sodara bisa punya kerjaan yang lebih bisa membangun bangsa ini daripada menghancurkan yang kami bangun dan kami jaga.


ttd




Yanuar